Dan tidak semua teman adalah sahabat...

Senin, 23 November 2009

Life lesson #1
"Tidak semua orang tulus bersahabat dengan kita"

Sebuah pelajaran yang berarti saya dapatkan sore ini ketika sedang berbincang-bincang ringan di sepanjang jalan pulang dari Depok dengan Dinda Sarasannisa, sahabat sekaligus partner terbaik saya.

Mengapa?

Hmmm, tidak begitu etis sebenarnya untuk membahas alasannya disini karena sifatnya yang personal tapi yang jelas hal tersebut kemudian menjadi kesimpulan utama pembicaraan kami sepanjang jalan. Menyadarkan saya juga bahwa sekian banyak teman yang ada di sekitar kita, sebegitu sedikit yang akhirnya menjadi sahabat kita dan hanya 1-2 orang saja yang tulus menyayangi dan memperhatikan kita.

Perbincangan kami semakin menarik, mengingat hal serupa dalam konteks yang berbeda juga pernah terjadi pada diri saya. Dimana mereka yang mengaku sebagai teman sedemikian cepat menghilangnya dari kehidupan saya, tanpa saya pernah tahu kemana mereka pergi. Dimana mereka para teman yang tadinya mengaku peduli dan menyayangi kita, tiba-tiba berbalik menghadap ke belakang seraya melontarkan kata-kata yang mengundang permusuhan. Dari teman menjadi lawan.

Namun, saya kemudian menyadari bahwa itulah saat dimana seleksi alam terjadi, yang menunjukkan dan membukakan mata kita pada fakta bahwa tidak semua teman adalah sahabat, dan tidak semua sahabat menawarkan persahabatan yang tulus. Di situlah kita dapat melihat, siapa yang benar-benar merupakan sahabat bagi kita, dan siapa yang hanya profit oriented dalam memandang sebuah persahabatan. Dengan begitu kita akan mendapatkan suatu kualitas hubungan persahabatan yang lebih baik, dan lebih berarti, yang bisa memberikan manfaat bagi kita tanpa harus kita mengharapkan manfaat dari mereka. Karena itulah sahabat yang sesungguhnya, persahabatan yang memberikan hal-hal positif seiring dengan ketulusan yang diberikan darinya kepada kita, tanpa harus kita meminta ataupun berharap hal tersebut dari mereka.





Dan saya kemudian menemukan bahwa disekitar saya, sedikit dari mereka yang bisa saya katakan sebagai sahabat yang sesungguhnya. Dan saya bersyukur, meskipun hanya sedikit dari mereka, tp mereka memberikan arti pada hidup saya dengan selalu ada di sekitar saya, di kala senang dan susah.

Terimakasih sahabat...

*dedicated buat sahabat-sahabat gw di luar sana yang menawarkan persahabatan yang tulus. Terutama untuk sahabat terbaik gw, Dinda Sarasannisa dan Adhika Paramartha :)

0 komentar:

Posting Komentar